KEPERCAYAAN SEMUA AGAMA DUNIA

KEPERCAYAAN SEMUA AGAMA DUNIAPengantar untuk sebelas agama yang diterjemahkan dari buku “How to Become a Hindu” bagian “Beliefs of the World Religions” karangan Satguru Sivaya Subramuniyaswami

Bila agama pernah membuat anda bingung, camkan! Bab berikut ini, diambil dari buku Dancing With Siva, ditulis khusus untuk anda.

Ini adalah upaya kami yang sederhana untuk mengumpulkan dari ratusan sumber, satu ringkasan sederhana dari jalan spiritual agama-agama besar dunia. Kekuatan dari tulisan ini adalah keringkasannya, dan ini juga kelemahannya. Perbedaan-perbedaan yang halus dan kompleks, tanpa menyebutkan pengecualian yang penting, secara sadar dikesampingkan bagi kepentingan penyederhanaan. Ada ratusan buku yang menggarap masalah ini secara lebih mendalam, tapi tidak satupun yang kami ketahui yang telah berupaya membuat perbandingan langsung yang ringkas jelas. Ada keperluan untuk membuat kajian yang masuk akal bagi agama-agama, dan tulisan ini mudah-mudahan mulai memenuhi keperluan itu.

Dengan meletakkan secara berdampingan keyakinan-keyakinan utama mereka, kami berharap untuk melihat dengan lebih jelas berbagai agama-agama besar dunia lainnya dan philsafat sekuler modern adalah sama dan berbeda dengan agama Hindu. Satu waktu yang santai dengan bagian ini di bawah pohon yang anda sukai akan memberikan anda satu pemaham yang baik mengenai esensi kebenaran dari setiap agama-agama besar yang dianut dewasa ini di antas planet ini. Tulisan ini mungkin juga akan menghilangkan mitos bahwa semua agama adalah satu, bahwa mereka semua membawa para pengikutnya melalui jalan yang sama kepada Kenyataan Terakhir (Ultimate Reality, Tuhan). Hal itu tidak benar, sebagaimana akan dibuktikan oleh pengkajian yang teliti.

Ketika anda membaca dengan seksama ke 171 keyakinan dalam studi ini, tandailah salah satu yang anda percayai. Kenapa, anda mungkin akan menemukan bahwa anda adalah seorang Buddhis-Kristen-Eksistensilist atau seorang Taoist-New Age-Materialist. Tempatkan diri anda dalam kosmologi dari keyakinan-keyakinan dunia ini. Banyak yang telah menemukan pencarian diri ini memuaskan, yang lainnya menemukan hal yang sangat mengherankan. (angka 171 berasal dari 9 keyakinan dasar dari masing-masing 11 agama yang dibandingkan).

“Ziarah, para peziarah dan jalan – tak lain hanyalah aku ke dalam Diriku, dan kedatanganmu tak lain dari diriku di pintuku sendiri”. (Jalal al-Din Rumi (1207-73).

Sekali kita memilih dan menerima keyakinan kita, maka adalah kewajiban spiritual kita untuk mempelajari dengan baik dan hidup secara penuh menurut keyakinan itu menjadi anggota yang berguna bagi masyarakat agama itu sehingga kita dapat meneruskan agama ini dalam cara yang bersemangat kepada yang datang setelah kita, generasi selanjutnya. Ini membawa tradisi masa lalu ke depan, menetapkan pola bagi keturunan kita, sebagamana mereka telah ditetapkan oleh pendahulu kita bagi kita. Merupakan hal yang terpenting bahwa tradisi religius manusia dilindungi dan dipelihara. Adalah merupakan doa kami bahwa anda akan mengetahui dan melaksanakan agama anda dan dipenuhi olehnya. Jalan spiritual ini terletak di depan anda. Pelajari dengan baik agama yang anda anut. Dengan mempelajarinya, anda akan menyadi lebih yakin dalam pilihan anda terhadap agama anda dari berbagai agama yang ada yang akan membawa anda kepada satu kebenaran yang terdapat dalam diri anda.

Sangatlah bermanfaat pada saat ini bahwa anda mengenal agama dari satu perspektif yang luas. Di antara agama-agama ini dan banyak keyakinan lain, yang berpotensi menjadi agama baru yang masih akan dicoba dan dibuktikan melalui waktu, anda akan menemukan jalan anda. Semua agama dan keyakinan ini adalah sah dan dapat melayani mereka yang ada di jalan spiritual. Bukanlah hal yang tidak biasa untuk berobah secara formal dari satu keyakinan kepada keyakinan yang lain sejalan dengan kemajuan anda dalam penemuan diri anda. Dan bukanlah pula tidak biasa untuk berobah secara formal dari satu agama kepada agama lain, sekalipun anda telah ditasbihkan dalam agama sebelumnya.

Agama adalah dasar bagi semua penemuan spiritual, dasar bagi praktek yoga, meditasi, kontemplasi dan keadaan transendental batin – agama adalah benteng yang kokoh bagi pikiran untuk beristirahat dengan tenang ketika kesadaran kembali dari eskatasi kepada keadaan normalnya. Sekali kita telah memilih agama kita secara hati-hati, kemudian dipahami dengan benar dan dilaksanakan dalam hidup, maka kemantapan batin, pondasi itu, yang menutup jurang terbawah dari pikiran, telah diletakkan secara permanen disana. Pintu-pintu yang lebih tinggi bagi pencari telah terbuka. Dari persepektif kami, semua agama adalah tidak lain Hukum Suci Tuhan dalam karya, dan semua memuja Tuhan yang sama yang kami sebut, Siva. Namun demikian, sebagaimana kami katakan sebelumnya, semua agama tidaklah sama. Ada berbagai perbedaan penting. Terserah pada kita untuk mengevaluasi perbedaan-perbedaan itu dan menentukan arah bagi keperluan kita.

Ngakan Putu Putra
Sumber : HDNet

2 thoughts on “KEPERCAYAAN SEMUA AGAMA DUNIA

  1. Pingback: Adat Istiadat Suku Asmat « Catatan harian denmpuh

  2. Pingback: Mengenal Dekat Suku Dayak « Catatan harian denmpuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s